MENGENAL ALIRAN BAHAN ROMBAKAN DAN BAHAYANYA
Indonesia adalah negara yang sangat rawan terhadap bencana gerakan tanah. Gerakan tanah banyak terjadi pada area dengan lereng terjal sampai sangat terjal, proses pelapukan yang intensif, dan curah hujan tinggi. Gerakan tanah tersebut dapat berubah menjadi aliran bahan rombakan (the most dangerous gravity killer).
Dalam rangka “100 Tahun ITB dan Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia”, Penulis ingin menyumbangkan karya ilmiah mengenai mekanisme dan bahaya aliran bahan rombakan. Mekanisme aliran bahan rombakan dimodelkan dengan mass momentum balance untuk mendapatkan distribusi run-out dan penentuan zona bahayanya.
Berdasarkan pemodelan kasus Gerakan Tanah Pasir Panjang, nilai konsentrasi 0,3 menunjukkan hasil simulasi paling sesuai. Material yang mengalir dari gerakan tanah ini memiliki jarak yang sangat panjang, kira-kira 2,3 km. Hal tersebut dapat terjadi karena sekitar 275 ribu m3 volume material mengalir dengan kecepatan maksimum laju aliran sebesar 26 km/jam.
Terdapat dua potensi aliran bahan rombakan yang terletak di sebelah timur dan barat lokasi kejadian Aliran Bahan Rombakan Pasir Panjang. Potensi aliran bahan rombakan sebelah timur memiliki kecepatan maksimal 24 km/jam, sedangkan potensi aliran bahan rombakan sebelah barat memiliki kecepatan maksimal 25 km/jam.Tingkat bahaya aliran bahan rombakan dapat dikelompokkan berdasarkan ketebalan aliran bahan rombakannya menjadi tiga level, yaitu tingkat bahaya rendah (0-25 cm), tingkat bahaya sedang (25-50 cm), dan tingkat bahaya tinggi (>50 cm).



